Doa Niat Puasa Ramadhan
Sebelum menjalankan ibadah puasa ramadhan alangkah baiknya kalau kita membaca bacaan niat puasa ramadhan terlebih dahulu (sumber gambar: tongkronganislami.net)

Lafadz Niat Puasa Ramadhan (Arab, Latin dan Artinya)

Pintardoa.com, Assalamualaikum temen temen semua, jika pada kesempatan yang lalu kami sudah sempat membagikan mengenai bacaan niat qadha puasa untuk kesempatan ini kami masih tetap membahas mengenai puasa ramadhan lebih tepatnya yaitu lafadz niat puasa ramadhan. Baru baru ini kami sering menyinggung mengenai puasa ramadhan, kanapa ? karena sebentar lagi lebih tepatnya pada tanggal 15 mei 2018, hari selasa kita sudah memasuki bulan suci ramadhan dan kami sangat menginginkan semua umat islam terutama yang sudah masuk kedalam syarat puasa ikut melaksanakan puasa tersebut karena memang hukumnya wajib.

Dalil Al Qur’an, As Sunnah bahkan kesepakatan para ulama (ijma’ ulama) menunjukan bahwa puasa ramadhan itu wajib untuk dilakukan, sebagaimana dalil dari Al-Qur’an adalah firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.QS. Al Baqarah : 183

Dan juga Dalil dari As Sunnah adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَالْحَجِّ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; menegakkan shalat; menunaikan zakat; menunaikan haji; dan berpuasa di bulan Ramadhan.

Sudah sangat jelas bukan seperti apa hukum puasa ramadhan, nah jadi jangan sampai ya meninggalkan puasa ramadhan apalagi dengan sengaja meninggalkannya. : )

Bacaan Niat Puasa Ramadhan

Setelah kita sedikit membahas mengenai puasa ramadhan, sekarang kita lanjut langsung ke topik inti pada artikel yang kami bagikan hari ini yaitu mengenai bacaan niat puasa ramadhan, dan berikut ini kami sajikan bacaan arab, latin dan juga terjemahannya supaya nantinya Anda bisa lebih mudah dalam menghafalnya. Berikut ini bacaan niatnya,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

“NAWAITU SHAUMA GHODIN ‘AN ADAA’I FARDHI SYAHRI ROMADHOONA HAADZIHIS SANATI LILLAHI TA’ALA”

“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”

Bacaan niat puasa ramadhan cukup Anda baca sekali saja diawal bulan puasa ramadan ataupun saat shalat tarawih pertama, akan tetapi kalau puasa Anda terputus maka diharuskan bagi Anda untuk membacanya lagi, Kenapa ? Karena Anda sudah memutus bulan ramadhan dengan meninggalkan puasa. Syaikhul Islam pernah ditanya “Bagaimana penjelasan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tentang niat puasa Ramadhan; apakah kita harus berniat setiap hari atau tidak?” lalu beliaupun menjawab,

كُلُّ مَنْ عَلِمَ أَنَّ غَدًا مِنْ رَمَضَانَ وَهُوَ يُرِيدُ صَوْمَهُ فَقَدْ نَوَى صَوْمَهُ سَوَاءٌ تَلَفَّظَ بِالنِّيَّةِ أَوْ لَمْ يَتَلَفَّظْ . وَهَذَا فِعْلُ عَامَّةِ الْمُسْلِمِينَ كُلُّهُمْ يَنْوِي الصِّيَامَ

Artinya: Setiap orang yang tahu bahwa esok hari adalah Ramadhan dan dia ingin berpuasa, maka secara otomatis dia telah berniat berpuasa. Baik dia lafalkan niatnya maupun tidak ia ucapkan. Ini adalah perbuatan kaum muslimin secara umum; setiap muslim berniat untuk berpuasa.Majmu’ Fatawa, 6:79

Demikianlah artikel yang dapat kami bagikan hari ini, jika Anda kesalahan kata ataupun penulisan jangan sungkan untuk memberi tahu kami melalui kolom komentar dibawah supaya kami bisa segera memperbaikinya. Trimakasih sudah mau berkunjung ke blog yang sederhana ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *